Hujan turun lagi, disore hari sekitar pukul 7 malam hujan datang dikala kami berdua sedang mencari es kacang hijau. Sebenarnya kita beli es tersebut, tetapi dia meminta untuk jalan-jalan berkeliling-keliling. Pada saat perjalanan pulang hujan turun, perlahan gerimis mengguyur.
Kondisi dia pada saat hujan tidak memakai helm. karena itulah timbul perasaan khawatir dia sakit karena hujan. tetapi dia tetap dengan pendirianya untuk berhujan-hujanan. Memang yang kusuka dari dia adalah teguh pendiriannya. Terkadang walau hal itu dapat menyakiti dirinya sendiri.
Hujan semakin deras mengguyur, keadaan semakin mencekam ketika pada saat itu jalanan gelap disertai hujan deras beserta angin yang sangat kencang, diikuti oleh gemuruh. timbul berbagai perasaan berkecamuk dalam diri. malam itu terjadi badai, banyak dahan pohon tumbang, plakat iklan berjatuhan disertai pepohonan tumbang. kami melewatinya dengan perasaan khawatir akan tertimpanya. Dia juga mengalami ketakutan yang sangat, sampai-sampai tangannya mengapit keras badanku. Dilain pihak dia merasa senang karena dia dapat berhujan-hujan ria, itulah keinginannya. sempat kami taruhan kalau hujan dia menjitakku, tetapi kalau tidak aku meminta 'sun' dari dia. tapi eh ternyata hujan deh...kami akhirnya pulang dalam kondisi basah. Aku pun segera memakai jas hujan bersiap untuk pulang. Dia membantuku dengan penuh perhatian, mengantarkan sampai depan pagar kos walau saat itu masih hujan. Dan kemudian aku pamit dengan tersenyum padanya. terima kasih yaa Alloh telah memberikan dia untukku. semoga cinta kami langgeng sampai akhirat. amin.
0 komentar:
Poskan Komentar