Seorang kekasih mengatakan dalam message berupa secercah kata dan segumpal puisi nan indah berseri dibawah kehangatan rindu.
Hidup Manusia ibarat sebuah buku
cover depan adalah tanggal lahir,
cover belakang adalah tanggal wafat,
tiap lembarnya adalah hari-hari
dalam hidup kita.
Ada buku yang tebal,
ada pula yang tipis.
Dahsyatnya, seburuk apapun halaman sebelumnya
selalu tersedia halaman selanjutnya
yang putih bersih,
siap untuk dipakai untuk coretan pena berikutnya.
Begitupun hidup...
seburuk apapun hari kemarin,
Alloh selalu menyediakan hari yang baru
hingga hari penutup kita.
kesempatan yang baru untuk bisa melakukan
sesuatu yang benar setiap harinya dan
meninggalkan kesalahan, serta melanjutkan...
serta melanjutkan alur cerita yang sudah ditetapkanNya.
dan...kuncinya adalah:
ANTUSIAS dalam perbaikan.
semoga dengan adanya penulisan dari lubuk hati yang paling dalam ini dapat menggugah perasaan dan bersemangat memulai hari yang baru dengan baik dan benar serta menciptkan kesuksesan dunia dan akhirat.
0 komentar:
Poskan Komentar